Gara – Gara 70 ribu Rugi Pengecer BBM SMS Pak Menteri

Advertisement

BLucu atau berani, itu tidak penting, namun yang pasti aspirasi atau lebih bersifat keluhan juga harus diluapkan, jika tidak bisa timbul jerawat :). Ceritanya gini, Seorang pengecer BBM (Bahan Bakar Premium) merasa dirinya dirugikan oleh pemerintah yang tiba – tiba menurunkan harga BBM. Kejadian tersebut terjadi pada tanggal 31 Desember 2014 kemarin, dimana secara tiba – tiba pemerintah mengumumkan penurunan harga BBM dari Rp. 8.500 per liternya menjadi Rp. 7.600 per liternya.

BBM, Harga minyak mentah dunia
Pengecer BBM

Nah ternyata seorang pengecer BBM merasa dirinya dirugikan oleh pemerintah karena hal tersebut dia mengalami kerugian sebesar Rp. 70.000,- bagi kita mungkin tidak terlalu dipikirkan tapi bagi dia seorang pedangan kecil yang hanya mengambil keuntungan Rp. 500,- per liternya, nominal Rp. 70.000,- itu sangat besar karena untuk mendapatkan uang segitu dia harus menjual 140 botol / liter betul nggak? hmmm kayaknya keuntungan 1 minggu tuh :).

Baca Juga:   Important How to Solve Error In WordPress

Sontak aja pengecer berani ini, langsung saja menghubungi pak Menteri Perekonomian – Sofyan Djalil via SMS dan meluapkan kekesalan yang dicampur dengan kekecewaan, seperti apa yang disampaikan Pak Menteri : “Pak Menteri gara-gara diumumkan tiba-tiba, saya rugi dua dirigen, saya rugi Rp70 ribu’ katanya,” cerita Sofyan seraya meniru pernyataan si pengecer BBM, saat ditemui di Kantornya, Jakarta, Jumat (16/1/2015), (via Okezone.com)

Hmmmm salut deh buat bapak pengecer BBM, tapi dapat dari mana yah… nomer HP Bapak Menteri Perekonomian kita?

Ayo anda yang juga pengecer berani nggak SMS bapak Menteri juga jika nanti dini hari (19/01/2015 ; 00:00) anda mengalami kerugian juga karena terhitung mulai nanti dini hari harga BBM akan diturunkan kembali menjadi Rp6.600 per liternya.

Baca Juga:   Sharing photos and videos on Android

Gambar : via radarsampit