How To

Cara Mengunci File Dokumen Word Agar Tidak Bisa di Edit

Mengunci file dokumen Word merupakan salah satu cara memberikan keamanan terhadap file yang Anda kirimkan. Misalnya Anda mengirimkan sebuah berkas penting dalam...

Avatar Written by Zack Kamil · 1 min read > 14 views
Mengunci Dokumen Word

Mengunci file dokumen Word merupakan salah satu cara memberikan keamanan terhadap file yang Anda kirimkan. Misalnya Anda mengirimkan sebuah berkas penting dalam sebuah file berbentuk Word, maka bukan tidak mungkin akan ada orang lain yang akan mengubah isi penting dari surat atau dokumen tersebut.

Cara Mengunci Dokumen Word
Cara Mengunci Dokumen Word

Maka dari itu, sebagai salah satu untuk memberikan proteksi keamanannya adalah dengan mengunci file Word itu sendiri. Jadi meskipun dokumen berbentuk MS. Word, maka orang lain tidak akan bisa mengubah atau mengedit bahkan melakukan copy dan paste pada dokumen Anda. Sebelumnya memang banyak mengira bahwa hanya dokumen PDF saja yang akan membuat orang lain kesulitan dalam mengedit ataupun copy paste isi dari sebuah dokumen. Namun, pada Word Anda bisa melakukannya dengan mudah.

Anda tidak perlu mengubah bentuk file Word ke PDF untuk mengirimkannya kepada orang lain. Anda cukup memberikan proteksi dengan kata sandi yang mapan, maka orang lain akan sulit membuka kunci tersebut tanpa seizin Anda sebagai pemiliknya. Namun sebelum itu, Anda setidaknya harus mengetahui lebih dulu tentang apa perbedaan dokumen Word (Doc) dengan PDF.

Perbedaan Dokumen Word (Doc) dan PDF

PDF (Portable Document Format) adalah sebuah format dokumen atau file yang dikeluarkan oleh Adobe Systems untuk keperluan pertukaran dokumen digital. Format PDF biasanya banyak Anda gunakan untuk merepresentasikan dokumen dua dimensi yang meliputi teks, huruf, citra dan grafik vektor dua dimensi.

Sedangkan DOC (Adalah singkatan dari Document) adalah sebuah ekstensi berkas untuk aplikasi pengolah kata yang terdapat pada Microsoft Word. Dan dulunya ekstensi atau format Dokumen yang satu ini, pernah digunakan pada teks biasa, khususnya program atau perangkat keras komputer pada berbagai sistem operasi.

Format DPF merupakan format penyimpanan yang sudah tidak memungkinkan untuk melakukan pengeditan lagi. Dokumen PDF sendiri hanya akan dapat Anda buka menggunakan program khusus seperti Foxit Reader atau Adobe Reader. Selain itu, pada browser juga harus sudah terpasang plugin Adobe Reader sehingga bisa membaca dokumen ini.

Sementara untuk format DOC, Anda masih bisa melakukan pengeditan pada dokumennya. Dokumen dengan eksistensi DOC sendiri bisa Anda buka melalui Microsoft Word ataupun OpenOffice pada Mac.

Cara Mengunci File Dokumen Word Agar Tidak Bisa di Edit

Dengan mengunci dokumen Word ini, maka orang yang lain yang tidak memiliki izin Anda, tidak akan bisa mengedit apapun dalam dokumen tersebut. Mereka hanya bisa melihat dan membacanya saja. Berikut langkah-langkahnya.

  1. Buka dokumen word yang ingin anda proteksi pada Microsoft Word.
  2. Klik tab File => Info. Pada bagian permissions klik Protect Document => Restrict Editing.
  3. Kemudian akan muncul menu baru pada sebelah kanan dengan beberapa opsi yang tersedia.
    Formatting restrictions, centang pada “Limit formatting to a selection of styles”.
    Editing restrictions, centang pada “Allow this type of editing in document”, Untuk pilihannya, pilih “Filling in form”.
    Start enforcement, klik tombol “Yes, start Enforcing Protection”.
  4. Maka akan muncul jendela baru yang mewajibkan Anda untuk mengisikan Password untuk mengunci dokumen tersebut. Tunggu hingga proses selesai.
  5. Jika Dokumen sudah terproteksi. Anda akan melihat menu bagian editing menjadi buram alias tidak aktif. Selain itu file yang sudah terproteksi tidak bisa anda hapus atau ditambahkan apapun.
  6. Selanjutnya klik Simpan file anda dengan cara klik File => Save.

Sekarang file Anda lebih aman saat Anda ingin membagikannya kepada orang lain. Selain itu, Anda juga bisa mengunci file PDF agar tidak bisa di Edit atau Copy Paste.

Semoga bisa bermanfaat untuk Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.