How To

Cara Paling Mudah Transfer File antara Linux, Windows, Mac, Android, dan iPhone

Melakukan transfer file antar perangkat merupakan perkara yang bisa saja orang anggap mudah dan sebagian yang lain menganggapnya sulit. Baik menggunakan Linux,...

Avatar Written by Zack Kamil · 2 min read > 5 views
Transfer File Antar Perangkat

Melakukan transfer file antar perangkat merupakan perkara yang bisa saja orang anggap mudah dan sebagian yang lain menganggapnya sulit. Baik menggunakan Linux, Windows, mac, Android dan bahkan iPhone. Transfer file adalah sebuah proses yang bisa Anda lakukan antar perangkat untuk bisa saling berbagi antar satu perangkat dengan perangkat yang lain.

Transfer File Antar Perangkat
Transfer File Antar Perangkat

image source

Mengutip dari Wikipedia tentang makna transfer file adalah sebuah proses pengiriman file dari suatu komputer melalui saluran komunikasi dari satu sistem komputer ke sistem lainnya. Biasanya, transfer file dimediasi oleh protokol komunikasi. Dalam sejarah komputasi, banyak protokol transfer file telah dirancang untuk konteks yang berbeda.

Misalnya Anda akan melakukan transfer file antar perangkat yan berbeda, yakni dari suatu komputer Linux ke komputer lain dengan cepat dan mudah. Dahulu kala, untuk melakukan proses ini biasanya pengguna menggunakan media Bluetooth. Namun pada zaman yang semakin modern, Bluetooth tidak lagi digunakan untuk transfer file. Selain karena waktu yang dibutuhkan cukup lama, juga efisiensinya kalah cepat. Aplikasi yang akan penulis jelaskan adalah Snapdrop.

Terkadang Cara Sederhana Merupakan Hal Yang Terbaik

Ada banyak cara untuk melakukan transfer file dari satu perangkat ke perangkat lain. Memindahkan file ke komputer dengan sistem operasi yang berbeda membutuhkan sedikit usaha. Anda bisa dengan mudah memasukkan file ke penyimpanan cloud, lalu masuk ke penyimpanan dari komputer lain dan mengunduh file. Namub hal itu merupakan cara mentransfer file menggunakan akses jaringan internet.

Jika file cukup kecil, Anda juga dapat mengirimnya melalui email. Namun untuk mengakses email, Anda juga membutuhkan jaringan internet untuk mengirim dan menerima file tersebut. Jadi secara tidak langsung file yang Anda kirim masih membutuhkan akses pada jaringan internet.

Selain itu, Anda masih memiliki opsi untuk menggunakan penyimpanan USB untuk bisa melakukan transfer file tanpa jaringan sekaligus. Akan tetapi hal itu akan cepat membosankan jika Anda harus mengirim beberapa file dan sering mengirim versi bolak-balik antar perangkat satu dengan yang lainnya.

Nah, sebagai solusinya, penulis akan membahas Snapdrop. Snapdrop adalah solusi sederhana untuk transfer file lintas platform. Ini open source, aman, dan gratis.

Apa Itu Snapdrop?

Snapdrop merupakan aplikasi dan juga berbasis browser, sehingga bisa bekerja dengan sistem operasi apa saja yang ada. Nantinya file yang akan Anda kirim cukup berada dalam jaringan lokal sendiri dan tidak perlu akses ke penyimpanan awan. Oleh karena itu, aplikasi ini cocok menjadi pilihan yang bisa Anda gunakan untuk melakukan transfer pada semua perangkat tanpa terkecuali.

Snapdrop adalah proyek sumber terbuka yang dirilis di bawah Lisensi GNU GPL 3. Anda dapat melihat kode sumber atau memeriksanya secara online. Aplikasi tersebut menawarkan sistem yang mengklaim aman, juga memberi Anda rasa nyaman.

Snapdrop berjalan pada browser Anda, tetapi transfer file dilakukan melalui jaringan Anda lokal sendiri. Nantinya menggunakan Aplikasi Web Progresif dan teknologi Komunikasi Real-Time Web. WebRTC memungkinkan proses yang berjalan pada browser menggunakan komunikasi peer-to-peer. Arsitektur aplikasi web tradisional membutuhkan server web untuk menjadi perantara komunikasi antara dua sesi browser. WebRTC menghilangkan hambatan bolak-balik itu, mempersingkat waktu transmisi dan meningkatkan keamanan. Ini juga mengenkripsi aliran komunikasi.

Cara Menggunakan Snapdrop?

  1. Anda tidak perlu mendaftar apa pun untuk menggunakan Snapdrop. Anda cukup menjalankan saja browser dan buka situs web Snapdrop pada alamat snapdrop.net
  2. Selanjutnya akan muncul halaman web dengan tampilan minimalis. Bagian dalamnya terdapat ikon yang terdiri dari lingkaran konsentris pada bagian bawah layar.
  3. Untuk menghubungkan dengan perangkat lain, Anda juga perlu membuka web Snapdrop melalui perangkat kedua. Setelah muncul profil Snapdrop antar perangkat, tap saja untuk memulai transfer file.

Nah, jika perangkat yang membuka web Snapdrop lebih dari satu di area sekitar Anda, maka akan muncul banyak Profil pada layar Anda. Untuk memulai transfer file ke salah profil komputer lain, klik ikon komputer atau seret dan lepas file dari browser file ke ikon tersebut. Jika Anda mengklik ikon tersebut, dialog pemilihan file akan muncul.

Pilih lokasi file yang Anda inginkan, kemudian tap untuk mentransfernya. Semoga bisa bermanfaat untuk Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.