How do you Invest for the Future?

There is a lot of vehicles in the investment for your future like stocks, the investment funds, real mutualists and entrepreneurship. But which one is the best? I tested the investment funds mutualists and the actions but honestly I could say that in the investment there is a risk imply. Such as for example in the investment funds mutualist, though it is controlled per much expert and the investment is isolated on different stocks or the company, there is always a risk.

My advice to you is to invest an amount of money where you could allow yourselves to lose. The forex is one of the best investment than I ever heard. To consider economic state the investors put out of box advantages both side. Such as for example during the devaluation of the dollar, the forex commutate at the other side while buying which will profit with their own advantage.

In Global Future Exchange and Trading Co., Inc., they could help you to be protected and let your money only develop as little quantity as $250.00. It very cheap and accessible is compared with the other investment. There is risk of future, of options and of forex commercial of loss as a another investment but here we are optimistic that we could protect your investment in futures trading.

Why Global Futures Exchange & Trading Co., Inc. Because Global Futures Exchange & Trading Co., Inc. is one of the largest independent introducing brokerage firms offering a futures trading , options and foreign exchange services on all major exchanges around the world and has an arsenal of tools to help you yield a positive ROI. GFE&T offers 24/7 live customer support and a live simulator to get people familiar with current market trends.

If you still have question about Global Future Exchange and Trading Co. sent to their email GlobalFutures@GlobalFutures.com


Please Note:
“There is risk of loss trading Futures, options and forex”

9 thoughts on “How do you Invest for the Future?

  1. #oskar, priyadi, agam, jauhari

    okay memang benar yang dimaksud adalah swiss cash , sorry bookmakers jadinya kadang informasi yang didapat tidak sesuai dengan apa yang dipikirkan.

    maaf – maaf.

    Saya pribadi tidak terlampau faq dengan yang namanya investement. Soal bermain dalam area abu – abu keberuntungan saham pun juga begitu kan? . Masalahnya apakah kita tahu bahwa perusahaan tersebut tidak mempergunakan cara investement scam? . Meragukan bukan, makanya alangkah baiknya kita tahu latar belakang perusahaan terkait.

    Dengan online?

    Maaf , seperti diatas saya kutip bahwa saya salah memperkirakan.

    Fatwa jual beli saham MUI : http://www.halalguide.info/content/view/137/54/

    Sekali lagi maaf , masalahnya saya sering me,lihat aktifitas jual beli saham yang ternayat berkedok permainan semacam gold apa begitu, yang hanya mengandalkan lucky and draw semata.

    thanks

    nb : Buat oskar : Kuno ? oh terima kasih , saya senang sekali disebut kuno, apalagi kalau sampeyan menambahkan wong ndeso atau katro sekalipun. Tak masalah kok, aku suka.

    Tapi saya lebih suka lagi kalau dibilang seorang penganut paham salafy yang mencoba berhati – hati.

    Demikian akhir dari penjelasan untuk anda… orang modern.

  2. @kus: yang haram itu bukan soal ijab kabul atau face to face. kalo gitu transfer bank itu juga haram.

    biasanya menurut sebagian ulama, yang haram itu faktor spekulasi. forex haram kalau tujuannya untuk mendapatkan profit. saham long term halal, tapi daytrading haram.

  3. @Kus: Dapet dari mana itu? Yang gw dapet dari detik justru yang investasi online yang haram (sebangsa swiss cash, dressel, etc — yang udah jelas-jelas haram gara-gara mereka lebih berat ke money game dan investment scam).

    Di dunia yang udah makin global ini gimana lagi kita bisa ngelihat pembeli dan penjual? Ada-ada aja sih, susah dong ntar kalo gw punya perusahaan ecommerce yang jelas-jelas transaksi dilakukan antara si pembeli (dengan kartu kredit mereka) dengan pihak bank yang memproses transaksi, ga ada ketemu muka. Haram juga itu?

    Ijab kabul itu kan kesediaan penjual untuk menjual barang dan pembeli untuk membeli barang. Kalau di pasar saham/options/whatever itu sudah jelas-jelas dong kita menyetujui barang kita dijual/membeli suatu barang, wong yang pasang order beli atau jual kan kita juga. Ga usah terlalu kuno, eh apa yah bahasa yang lebih tepatnya?

  4. fatwa ulama malasyia : ” forex , saham , & co dalam posisi online , dimana kita tak bisa melihat sang penjual dan pembeli. Serta tidak ada akad ijab dan kabul adalah HARAM “

  5. Kalo masalah duit online, no komen dulu deh. Aku gak punya kartu kredit, koneksi internet yang memadai, dll. Jadi kalo masalah yang hubungan ama transaksi online aku kurang paham :sad:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.